Top Stories

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak

Top Stories | Berdasar pada data Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Indonesia, kian lebih 9 juta Wajib Pajak sudah lakukan pelaporan pajak di th. 2015. Walau angka itu bukanlah jumlah semuanya, tetapi ada penambahan jumlah Wajib Pajak yang melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak pendapatan mereka.

Sebagai warga negara yang baik, telah jadi keharusan kita untuk membayar pajak. Langkah pertama yang dapat kita kerjakan untuk penuhi pekerjaan itu adalah dengan daftarkan diri untuk peroleh Nomer Pokok WajibPajak (NPWP).

Sepanjang masa kerja, pemberi kerja atau perusahaan Anda bakal memotong beberapa pendapatan Anda serta membayarkan pajak pendapatan atas nama Anda berdasar pada yang tercantum di NPWP yang dilaporkan pada perusahaan. Ada juga perusahaan yg tidak memotong pendapatan Anda lantaran pajak pendapatan Anda dijamin oleh perusahaan. Hal semacam ini bergantung dari perjanjian Anda serta HRD saat melamar pekerjaan.

Dalam periode waktu setahun, perusahaan Anda bakal memberi bukti potong pajak sebagai sinyal kalau perusahaan sudah membayarkan pajak pendapatan Anda. Setelah itu, Anda cuma butuh melaporkannya lewat formulir SPT Tahunan serta menyerahkannya pada Ditjen Pajak. Anda dapat pilih pergi segera ke kantor pajak paling dekat, kirim lewat pos, atau mungkin dengan cara e-Filing.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak

Untuk yang menginginkan coba, e-Filing yaitu satu langkah penyampaian SPT Tahunan PPh dengan cara elektronik yang dikerjakan dengan cara on-line serta real time lewat internet atau Penyedia Layanan Aplikasi atau Application Service Provider (ASP). Service e-Filing lewat website Direktorat Jenderal Pajak cuma melayani penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi yang memakai Formulir 1770 S serta 1770 SS.

Menurut Sulfan, seseorang anggota Komite Pengawas Perpajakan dari Kementerian Keuangan, tehnik pengisian SPT juga telah dipermudah dengan ditunjukannya angka-angka yang perlu dimasukan kedalam SPT. Walau demikian, kekeliruan masihlah tidak terhindarkan.

Baca juga : Produk Murah Kurangi Barang Bajakan

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak | Hal-hal yang harus dihindari saat datang ke kantor pajak

Di bawah ini contoh beberapa kekeliruan yang kerap diketemukan pada hasil pelaporan pajak tahunan – mudah-mudahan Anda dapat menghindarinya waktu lakukan pelaporan pajak th. ini dan sebagainya :

1. Kekeliruan Administrasi

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak

Kekeliruan yang kerap berlangsung ini dapat berbentuk kekeliruan data serta formulir. Sebelumnya isi formulir, yakinkan dahulu SPT Tahunan yang Anda pakai telah benar.

“Jika status Wajib Pajak yaitu karyawan, jadi (type) formulirnya SPT Tahunan 1770S (untuk pendapatan diatas Rp 60 juta per th.) serta SPT Tahunan 1770SS (untuk pendapatan kurang dari Rp 60 juta), ” terang Sulfan yang bekerja di bagian perpajakan sepanjang nyaris dua dekade.

Jika Wajib Pajak yaitu entrepreneur, jadi formulir yang perlu dipakai yaitu SPT Tahunan 1770.

Dari penilaian Sulfan, ada juga kekeliruan terkait dengan NPWP yang tampak remeh tetapi bikin pelaporan Anda percuma. “Orang kerapkali salah ketika isi NPWP, harusnya yang tercantum NPWP-nya sendiri, namun yang ditulis NPWP perusahaan yang berikan pendapatan, ” tutur Sulfan.

Terkecuali kekeliruan itu, human error waktu pengisian NPWP begitu riskan. Tidak perduli seberapa malasnya Anda isi sederetan angka kedalam formulir pajak, tetaplah yakinkan untuk mengecek lagi berisi sebelumnya di kirim. Kekeliruan angka dapat mengakibatkan Anda kurang bayar di saat yang akan datang.

2. Tak Memasukkan Bukti Potong Pajak

Bukti potong pajak yang didapatkan dari perusahaan pada Anda yaitu satu diantara kelengkapan utama waktu melaporkan SPT Tahunan. Lampirkan foto copy bukti potong pajak itu berbarengan lembar formulir SPT tahunan yang telah di isi. Bukti potong pajak yang asli butuh tetaplah Anda taruh sebagai arsip. Untuk Anda yang mempunyai sumber pendapatan kian lebih satu, yakinkan pekerjaan sambilan Anda juga memberi bukti potong pajaknya pada Anda.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak

”Kadang-kadang, pemberi kerja telah memotong PPh, namun bukti PPh-nya tak diberikan ke karyawan yang berkaitan. Jadi sebenarnya yang dirugikan yaitu karyawan, ” terang Sulfan.

3. Tak Melaporkan Pajak dari Pendapatan Tambahan

Meneruskan poin terlebih dulu, pajak dari pendapatan sambilan Anda juga dikenai pajak pendapatan. Tak kebanyakan orang jujur serta terbuka melaporkan ada pajak pendapatan yang didapat dari sumber pendapatan yang lain. Banyak pula yang tidak paham bila pendapatan itu juga dikenai pajak serta mesti dilaporkan.

Yakinkan pada pemberi kerja, apakah angka yang Anda terima telah dipotong dengan pajak atau belum. Bila telah, Anda mesti memohon bukti potongnya pada perusahaan itu. Kemudian, pada lembar SPT, jumlahkan pendapatan bersih dari sumber pendapatan paling utama serta sambilan Anda.

Bila Anda tak melaporkannya, ada berbagai macam sanksi menanti Anda. Sulfan menuturkan, ada sanksi administrasi bunga 2% untuk optimal 24 bln. jika pada hasil kontrol atau info lain diketemukan ada pajak yang terutang tak dibayar, seperti tercatat pada pasal 13 ayat 2 UU KUP.

Diluar itu, ada pula sanksi pidana lantaran alpa serta yang karena oleh kesengajaan. Tetapi, sanksi pidana begitu tidak sering. “Biasanya DJP memperoleh data dari pihak ketiga, lalu dikerjakan riset atau kontrol. Wajib Pajak bakal dihimbau dahulu, bila tak merespon baru dikerjakan kontrol, ” tutur Sulfan. Kalau dari hasil kontrol diketemukan ada dampak kapok (deterrent effect) untuk orang-orang, jadi bakal dijatuhkan sanksi pidana.

4. Memasukkan Alamat E-mail Kantor Waktu Mendaftar e-Fin

Masalah pajak berbentuk pribadi, jadi tak perduli dimana Anda bekerja, masalah pajak bakal jadi masalah pribadi Anda. Pemberi kerja cuma menolong pemotongan pajak pendapatan serta pembayarannya lebih gampang untuk Anda. Jadi, saat Anda menginginkan mendaftarkan account untuk pajak on-line, pakai e-mail pribadi Anda.

Argumennya simpel, Anda mustahil ada di perusahaan itu selama-lamanya, kan?

Ilustrasinya, Anda beralih tempat kerja serta satu waktu bakal lakukan pelaporan pajak ditempat baru. Bila Anda mendaftarkan account pajak on-line dengan e-mail kantor terlebih dulu, DJP On-line bakal kirim kata sandi (password) baru ke alamat e-mail kantor lama yang aksesnya telah tak Anda punyai.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak

5. Berhenti Kerja serta Tak Memohon Bukti Potong Pajak

Terdapat banyak dokumen serta beberapa hal administratif yang perlu Anda kerjakan waktu mengundurkan diri (resign) dari satu perusahaan. Sesudah membaca artikel ini, baiknya Anda tak akan lupa memohon bukti potong pajak yang belum diberikan sepanjang Anda bekerja di kantor itu.

Umpamanya Anda menginginkan melaporkan pajak 2015 sebelumnya batas saat 31 Maret 2016 selesai. Bila Anda beralih tempat kerja di bln. Agustus 2015, jadi Anda mesti memohon bukti potong pajak sepanjang bln. Januari-Juli 2015 ke perusahaan lama serta bukti potong pajak bln. Agustus-Desember 2015 ke perusahaan tempat Anda bekerja saat ini. Hal ini dapat berlaku bila Anda beralih tempat kerja sejumlah 3 kali dalam satu tahun, dan sebagainya.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak | Cerdas Dalam Berikan Laporan SPT Pajak

Kekeliruan yang kerap berlangsung yaitu departemen HRD tak berinisiatif mempersiapkan bukti potong pajak karyawan lama serta Anda juga tak tahu hal semacam ini.

Waktu Anda mulai bekerja di perusahaan baru pada pertengahan th., perusahaan itu butuh memohon bukti potong pajak dari perusahaan-perusahaan lama Anda. HRD bakal menolong membikinkan bukti potong dari pajak pendapatan Anda sepanjang bekerja disana. Bukti potong itu berbentuk akumulasi pajak-pajak pendapatan Anda dari saat bekerja Anda di th. terlebih dulu.

Sesudah kita tahu beberapa hal diatas, tak ada argumen lagi tidak untuk jadi warga negara yang tambah baik lagi dengan melaporkan pajak tanpa ada permasalahan.

Yuk, kita cek lagi pemahaman kita mengenai duit! Begitu, kita juga dapat lebih efisien dalam mengelola duit yang kita peroleh dengan usaha keras itu Pengetahuan Keuangan Yang Sering Salah Mengerti

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor SPT Pajak

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

To Top