Top Stories

Korea Utara Larang Masyarakat Pakai Smartphone

Korea Utara Larang Masyarakat Pakai Smartphone

Top Stories |Korea Utara ialah satu diantara negara paling tertutup didunia, terutama dalam pemakaian teknologi. Jadi itu, tidak heran beberapa pemakaian teknologi di negara yang di pimpin Kim Jong Un itu demikian dibatasi. Hingga pemakaian hp juga seperti merasa di jaman batu.

Will Scott, seseorang guru computer ekspatriat di Pyongyang, mengungkap pengalamannya memakai hp serta jaringan telekomunikasi di Korea Utara.

Ia menyampaikan, memakai hp untuk menelepon kontak di negara itu benar-benar sangat ‘menyiksa’. Apa yang mengakibatkan dia menyampaikan seperti itu?

Seperti ditulis Vice, Sabtu (18/2/2017), Scott menyampaikan kalau baik turis maupun ekspatriat di Korea Utara sebenarnya diperbolehkan lakukan kontak lewat telephone atau SMS. Walau demikian, ada beberapa nomer yg tidak diijinkan untuk menelepon.

Korea Utara Larang Masyarakat Pakai Smartphone ~ Banyak Nomor Ponsel Masuk Daftar Larangan

Korea Utara Larang Masyarakat Pakai Smartphone

” Sayangnya, banyak nomer yang masuk daftar terlarang. Saat saya coba untuk menelepon, KoryoLink (satu diantara operator di Korea Utara) bakal memberi voice message berisikan ‘Maaf panggilan Anda terlarang’, ini sungguh bikin kami tak nyaman. Walau sebenarnya, beberapa daftar nomer terlarang itu datang dari sarana umum, ” kata Scott.

Scott juga membuka, tidak semuanya orang-orang di Korea Utara miliki hp. Yang mempunyai hp hanya kelompok pelaku bisnis atau keluarga berada.

” Itu juga mereka diperbolehkan untuk menelepon interlokal saja. Nah bila panggilan internasional, baik yang warga Korea Utara ataupun yang orang luar (turis atau ekspatriat) tidak bisa mengerjakannya, ” katanya memaparkan.

Untuk memakai service jaringan telekomunikasi, KoryoLink umpamanya, Scott mesti membayar cost yang relatif mahal. Mendaftar berlangganan panggilan telephone saja, ia mesti keluarkan cost Rp 1, 1 juta per bln..

Baca juga : Sidang Pertama Pengadilan Pembunuhan Kim Jong Nam

Bila menginginkan memakai koneksi internet ia mesti merogoh kocek sekitaran Rp 1, 7 juta per bulannya. ” Belum lagi, bila menginginkan aktifkan subscription dengan KoryoLink, kami mesti isi formulir khusus dari Kementerian Luar Negeri, ” ia meneruskan.

Menariknya, lepas dari tingginya cost berlangganan operator, Scott menyampaikan kalau beberapa turis malah mempunyai koneksi internet yang relatif cepat. Bahkan juga, ia berani menyampaikan kalau koneksinya lebih cepat dari Tiongkok.

Walau demikian, selanjutnya Scott tetaplah tidak bisa nikmati akses internet bebas, seperti nikmati YouTube, Facebook atau service yang lain. Alasannya, lantaran Korea Utara cuma memanglah mempunyai jaringan internet internal yang dimaksud Kwangyong.

Ada beberapa langkah simple untuk mengamankan iPhone anda soalnya Begini Cara Kerja Hacker Curi Data Iphone

Korea Utara Larang Masyarakat Pakai Smartphone

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

To Top